Contoh Soal Matematika Menghitung Keliling Persegi Kelas 3 SD

Tahukah adik-adik bagaimana cara menghitung keliling persegi? Berikut merupakan cara menghitung keliling persegi yakni menjumlahkan semua sisi-sisinya. Hal itu karena bidang datar persegi, keempat sisinya sama panjang maka untuk mencarinya yaitu dengan menjumlahkan semua sisi-sisinya, yakni sisi + sisi + sisi + sisi atau 4 x sisi.

Untuk adik-adik, kali ini Share Matematika akan menyajikan beberapa Contoh Soal Matematika Kelas 3 SD Menghitung Keliling Persegi, yang bisa adik-adik kerjakan secara berdikari dengan memerhatikan rumus keliling persegi yang telah sebutkan di atas.

Adapun Contoh Soal Matematika Kelas 3 SD Menghitung Keliling Persegi Adalah sebagai berikut.

Kerjakan soal di bawah ini dengan benar!
Latihan 1
1. Perhatikan berdiri persegi di bawah ini!
Contoh Soal Menghitung Keliling Persegi Matematika Kelas  Contoh Soal Matematika Kelas 3 SD Menghitung Keliling Persegi

Berapa keliling persegi di atas ?
Jawab : ……………….

2. Perhatikan berdiri datar persegi di bawah ini!
Contoh Soal Menghitung Keliling Persegi Matematika Kelas  Contoh Soal Matematika Kelas 3 SD Menghitung Keliling Persegi

Berapa keliling persegi di atas ?
Jawab : ……………….

Latihan 2
1. Panjang sisi persegi yaitu 6 cm. Berapa kelilingnya?
Jawab : ………………..

2. Panjang sisi persegi yaitu 12 cm. Berapa kelilingnya?
Jawab : ………………..

3. Diketahui kalau persegi mempunyai panjang sisi 15 cm. Berapa kelilingnya?
Jawab : ………………..

4. Berapa keliling persegi dengan panjang sisi 34 cm?
Jawab : ………………..

5. Hitung keliling persegi yang panjang sisinya 28 cm!
Jawab : ………………..

Latihan 3
1. Selembar kertas karton milik Firyal bentuknya yaitu persegi dengan panjang sisinya yaitu 45 cm. Berapa keliling kertas karton milik iryal tersebut?
Jawab : …………………………………………………

5. Keramik lantai ruang kelas di sekolah Mahesa berbentuk persegi. Panjang sisinya 35 cm. Berapa keliling keramik lantai ruang kelas tersebut?
Jawab : …………………………………………………

Demikian penyajian beberapa Contoh Soal Matematika Kelas 3 SD Menghitung Keliling Persegi. selamat berguru dan biar sukses! Sumber: Matematikadasar.info

Selamat belajar dan semoga adik-adik sukses!!!

Arti Lambang Dan Simbol-Simbol Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (Ptlsv) Dalam Pelajaran Matematika

Arti Lambang Dan Simbol-Simbol Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (Ptlsv) Dalam Pelajaran Matematika: Sebelum membahas berkaitan dengan PTLSV, sebaiknya kalian terlebih dahulu mengenal lambang-lambang yang biasa digunakan dalam Sistem pertidaksamaan linear satu variabel (PTSLV).

Misalnya ada tiga bilangan 3, 6, dan juga 9, dapatkah kalian mengetahui korelasi antara ketiga bilangan itu?.

Untuk itu perhatikanlah klarifikasi berikut ini.

a. 3 < 6, dibaca 3 kurang dari 6

b. 5 < 9, dibaca 5 kurang dari 9

c. 6 > 3, dibaca 6 lebih dari 3

d. 9 > 6, dibaca 9 lebih dari 6

Artil Lambang dan Simbol Sistem Pertidaksamaan Linear

Kalimat-kalimat di atas disebut ketidaksamaan. Untuk sebarang bilangan a dan b, selalu berlaku salah satu korelasi berikut:
  1. a > b, dibaca a lebih dari b
  2. a < b, dibaca a kurang dari b
  3. a = b, dibaca a sama dengan b
  4. ¹, dibaca tidak sama dengan
  5. ³dibaca lebih besar atau sama dengan, atau tidak kurang dari
  6. £dibaca lebih kecil atau sama dengan, atau tidak lebih dari.



Contoh

1. Tulislah kalimat-kalimat berikut dalam bentuk ketidaksamaan.
a. 7 lebih dari 5
b. 6 kurang dari 8
c. 5 terletak di antara 4 dan 6

Penyelesaian:
a. 7 lebih dari 5, dituliskan 7 > 5
b. 6 kurang dari 8, dituliskan 6 < 8
c. 5 terletak di antara 4 dan 6, dituliskan 4 < 5 < 6

2. Nyatakanlah bentuk-bentuk di bawah ini dalam satu ketidaksamaan.
a. 2 < 3 dan 3 < 4
b. 3 > 1 dan 1 > 0
c. 7 > 4 dan 7 < 10

Penyelesaian:
a. 2 < 3 dan 3 < 4, sanggup dituliskan dalam bentuk 2 < 3 < 4
b. 3 > 1 dan 1 > 0, sanggup dituliskan dalam bentuk 3 > 1 > 0
c. 7 > 4 dan 7 < 8, sanggup dituliskan dalam bentuk 8 > 7 > 4

Dalam kehidupan sehari-hari banyak bencana yang sanggup diterjemahkan ke bentuk model matematika yang berkaitan dengan pertidaksamaan, misalnya.

1. Harga sebuah buku lebih mahal dari harga sebuah pensil.

2. Kecepatan Andika mengendarai mobilnya dengan kecepatan kurang dari 100 km/jam.

3. Tinggi tubuh Rini lebih dari tinggi tubuh Ani, dan sebagainya.

Artikel tentang Arti Lambang Dan Simbol-Simbol Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (Ptlsv) Dalam Pelajaran Matematika bersumber dari laman Web Berpendidikan. Selamat belajar dan semoga sukses!!!

Rumus Pembulatan Pada Puluhan, Ratusan, dan Ribuan Matematika Kelas 5 SD


Rumus Pembulatan Pada Puluhan, Ratusan, dan Ribuan Matematika Kelas 5 SD: Rumus Matematika untuk melakukan pembulatan pada puluhan, pembulatan ratusan, dan pembulatan ribuan, cara melakukan pembulatan puluhan, cara melakukan pembulatan ratusan, cara melakukan pembulatan ribuan.

Dalam kehidupan sehari-hari pastinya kita pun sering kali dihadapkan pada suatu permasalahan yng berkaitan dengn pembulatan ini. Pembulatan pun sering kali menghasilkn angka yng dengan jumlah digitnya lebih sedikit. Walaupun begitu memang apabila angka itu dibulatkan, tak sesuai dengan angka yang tak dibulatkan. Tapi nampaknya pembulatan ini pun sering kali menjadi hal yang disukai karena dianggap lebih mempermudah angka-angka tersebut dalam pembacaannya.

Nah, bagaimana cara atau rumus yang digunakan dalam pembulatan tersebut?
  • Pembulatan pada Puluhan

Cara yang digunakan jika hendak melakukan pembulatan ke puluhan yakni berikut ini.
1. Berikan tanda pada angka satuannya!
2. Apabila angka satuannya kurang dari 5, maka satuannya menjadi 0 (nol).
3. Apabila angka satuannya lebih dari atau sama dengan 5, maka angka satuannya menjadi 0 sementara angka puluhannya ditambah 1.

  • Pembulatan pada Ratusan

Cara yang digunakan jika hendak melakukan pembulatan ke ratusan yakni berikut ini.
1. Berikan tanda pada angka puluhanya!
2. Apabila angka puluhanya kurang dari 50, maka untuk angka puluhan dan satuannya menjadi 00.
3. Apabila angka puluhanya lebih dari atau sama dengan 50, maka angka puluhan dan satuannya menjadi 00 sementara angka ratusannya ditambah 1.

  • Pembulatan pada Ribuan

Cara yang digunakan jika hendak melakukan pembulatan ke ribuan yakni berikut ini.
1. Berikan tanda pada angka ratusannya!
2. Apabila angka ratusannya kurang dari 500, maka untuk angka ratusan, puluhan, dan juga satuannya menjadi 000.
3. Apabila angka ratusannya lebih dari atau sama dengan 500, maka angka ratusan, puluhan, dan satuannya menjadi 000 sementara angka ribuannya ditambah 1.

Demikian penyajian artikel tentang Rumus Matematika Kelas 5 SD Dalam Pembulatan Pada Puluhan, Ratusan, dan Ribuan. Semoga bermanfaat!

Salam,
Share-Matematika Blog

Contoh Soal Matematika Kelas 1 SD Materi Bilangan

Contoh Soal Bilangan Matematika Kelas 1 SD : Sahabat Share-Matemtika yang berbahagia, apakah kamu sudah dapat membaca bilangan 1 hingga 20? Jika sudah, selamat ya! Namun, jikalau belum jangan berkecil hati teruslah mencar ilmu dan minta bantuan kepada ibu, ayah, atau kakakmu untuk selalu mengajarimu ya!

Nah, sebelumnya yu kita perhatikan gambar di bawah ini!

Contoh Soal Matematika Kelas 1 SD Materi Bilangan
Setelah kalian perhatikan gambar di atas, coba kalian sebutkan jumlah bagian-bagian tubuhnya ya! Untuk lebih jelasnya, alat peraganya dapat memakai tubuhmu sendiri ya!


Nah, kini silahkan kalian isi soal-soal di bawah ini!
1. mataku ada berapa?
Jawab : …
2. hidungku ada berapa?
Jawab : …
3. mulutku ada berapa?
Jawab : …
4. telingaku ada berapa?
Jawab : …
5. lututku ada berapa?
Jawab : …
6. kakiku ada berapa?
Jawab : …
7. jari kaki kananku ada berapa?
Jawab : …
8. jari kaki kiriku ada berapa?
Jawab : …
9. jari tangan kananku ada berapa?
Jawab : …
10. jari tangan kiriku ada berapa?
Jawab : …

Selanjutnya, sesudah kalian menyebutkan jumlah dari bab badan di atas dengan mengisi beberapa soal yang telah dsediakan. Sekarang, kita coba pada bahasan berikutnya yakni membaca bilangan 1 hingga dengan 5.

Salah satu pertanyaan di atas ialah mataku ada berapa?
Jawabannya ialah 2.
2 dibaca dua.

Kemudian, pada pertanyaan nomor 8 ialah jari kaki kiriku ada berapa?
Jawabannya ialah 5.
5 dibaca lima.

Nah, selanjutnya silahkan kalian isi sendiri beberapa soal di bawah ini ya!
3 dibaca ….
4 dibaca ….
1 dibaca ….

Apakah kalian sudah akibat mengisi beberapa soal di atas? Jika sudah, yu kini perhatikan gambar bilangan di bawah ini!
 Apa kabarnya para generasi bangsa yang mahir Contoh Soal Matematika Kelas 1 SD Tentang Bilangan

Kemudian, kalian bacalah bilangan-bilangan berikut, baik dengan cara berurut ke sebelah kanan maupun juga membacanya berurut ke bawah!

Dan kemudian, silahkan isi beberapa soal di bawah ini!
6 dibaca ….
7 dibaca ….
8 dibaca ….
9 dibaca ….
10 dibaca ….
11 dibaca ….
12 dibaca ….
13 dibaca ….
14 dibaca ….
15 dibaca ….
16 dibaca ….
17 dibaca ….
18 dibaca ….
19 dibaca ….
20 dibaca ….

Demikian kiranya pengetahuan yang dapat Share Matematika Blog sampaikan terkait dengan Contoh Soal Matematika Kelas 1 SD Tentang Bilangan. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!!!
Sumber http://www.matematikadasar.info/

Contoh Soal Matematika Kelas 1 SD - Penjumlahan

Contoh Soal Matematika Penjumlahan Kelas 1 SD: Sahabat Share Matematika yang berbahagia,kali ini kami akan menyajikan beberapa Contoh Soal latihan Matematika Kelas 1 SD. Dimana soal ini merupakan beberapa soal yang sengaja disajikan untuk materi sebagai bahan belajar secara online. 

Adapun beberapa Soal Latihan Matematika Kelas 1 SD Materi Penjumlahan yaitu sebagai berikut.
Contoh Soal Matematika Kelas 1 SD Tentang Penjumlahan
 Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
Latihan 1
1.  6 + 8  = ...                
2.  7 + 5  = ...
3.  4 + 6  = ...
4.  6 + 5 = ...
5.  9 + 3  = ...
6.  5 + 8 = ...
7.  2 + 7 = ...
8.  4 + 7 = ...
9.  3 + 4 = ...
10.  6 + 5 = ...

Latihan 2
11.  7  + ... = 15
12.  8  +  8 = ...
13. ...  +  4 = 10
14. ...  +  9 = 14
15.  4  +  ... = 12
16.  3  +  ... = 5
17.  7  +  ... = 16
18.  ...  +  6  = 13
19.  9  +  ...  = 17
20.  6  +  ... = 11


Latihan 3
21.  2   +   5  +  4 = …
22.  6  +  4  +  3 = …
23.  4  + 4  +  3 = …
24.  5  + 8  +  6 = …
25.  7  + 3  +  2 = …

Demikian beberapa referensi soal matematika wacana penjumlahan untuk kelas 1 SD. Semoga bermanfaat! Sumber http://www.matematikadasar.info/

Matematika Dasar - Cara Menghitung Luas Dan Keliling Lingkaran, Serta Soal Latihannya

Belajar Matematika Dasar Bagaimana Cara Menghitung Luas dan Keliling LingkaranLingkaran yakni salah satu bidang datar yang titik sudutnya tak terhingga. Dalam Wikipedia dijelaskan bahwa sebuah lingkaran itu yakni himpunan seluruh titik pada bidang dalam jarak tertentu, yang disebut dengan jari-jari, dari suatu titik tertentu, yang disebut dengan pusat. 
Lingkaran yakni pola dari kurva tertutup sederhana, yang membagi bidang menjadi bagian dalam dan juga bagian luar. Terdapat beberapa istilah yang terdapat dalam lingkaran yang harus diketahui. Beberapa istilah tersebut yakni berikut ini.

Istilah yang menunjukkan garisan, yakni :1. Jari-jari (r), Jari-jari adalah garis lurus yang menghubungkan titik pusat dengan lingkaran.
2. Tali busur (TB), Tali busur adalah garis lurus di dalam lingkaran yang memotong lingkaran pada dua titik yang berbeda.
3. Busur (B), Busur adalah garis lengkung baik terbuka, maupun tertutup yang berimpit dengan lingkaran.
4. Keliling lingkaran (K), Keliling lingkaran adalah busur terpanjang pada lingkaran.
5. Diameter (D), Diameter adalah tali busur terbesar yang panjangnya adalah dua kali dari jari-jarinya. Diameter ini membagi lingkaran sama luas.
6. Apotema, Apotema adalah garis terpendek antara tali busur dan pusat lingkaran.

Istilah yang menunjukkan luasan, yakni :
1. Juring (J), Juring adalah daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh busur dan dua buah jari-jari yang berada pada kedua ujungnya.
2. Tembereng (T), Tembereng adalah daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh sebuah busur dengan tali busurnya.
3. Cakram (C), Cakram adalah semua daerah yang berada di dalam lingkaran. Luasnya yaitu jari-jari kuadrat dikalikan dengan pi. Cakram merupakan juring terbesar.

 
Nah, memahami hal yang berkaitan dengan lingkaran tersebut, sudahkah kalian tahu bagaimana cara untuk mencari luas dan keliling lingkaran? Jika kalian belum mengetahuinya, di bawah ini akan disajikan rumus untuk mencari luas dan keliling bundar yang akan disertai dengan pola soal dan pembahasannya.

Rumus mencari luas bundar
L = π x r2
Keterangan :
L yakni luas.
π atau phi yakni 3,14 atau 22/7.
*catatan : kalau jari-jarinya merupakan kelipatan 7 menyerupai 7, 14, 21, dan lainnya maka gunakan π atau phi nya yang 22/7. Jika bukan kelipatan 7, maka gunakan yang 3,14.
r yakni jari-jari. Dimana, ukurannya yakni ½ dari diameter (D).

Rumus mencari keliling bundar
K = π x D
Keterangan :
K yakni keliling.
π atau phi yakni 3,14 atau 22/7.
D yakni diameter. Dimana, diameter ini ukurannya yakni 2 kali jari-jari.

Contoh soal :
1. Perhatikan gambar di bawah ini!
Cara Menghitung Luas dan Keliling Lingkaran Cara Menghitung Luas dan Keliling Lingkaran

Hitung luas dan keliling lingkaran tersebut!
Pembahasan :
L = π x r2
L = 22/7 x 7 x 7
L = 154 cm2
Jadi, luasnya yakni 154 cm2

K = π x D
*D atau diameter yakni 2 kali jari-jari, jadi D = 2 x r atau 2 x 7.
K = 22/7 x 14
K = 44 cm
Jadi, kelilingnya ada 44 cm.

2. Sebuah lingkaran mempunyai jari-jari 20 cm. Hitung luas lingkaran tersebut.
Pembahasan :
L = π x r2
L = 3,14 x 20 x 20
L = 1.256 cm2
Jadi, luasnya yakni 1.256 cm2

3. Sebuah lingkaran memiliki diameter dengan panjang 56 cm. Hitung luas dan keliling lingkaran tersebut!
Pembahasan :
D = 56
r = 56/2 = 28

L = π x r2
L = 22/7 x 28 x 28
L = 2.464 cm2
Jadi, luasnya yakni 2.464 cm2

K = 22/7 x 56
K = 176 cm
Jadi, kelilingnya ada 176 cm.

Soal Latihan:
Kerjakan dengan benar!
1. Berapa luas dan keliling ingkaran yang memiliki jari-jari 21 cm?
Jawab: ..........................................

2. Diameter sebuah lingkaran panjangnya 35 dm. Hitung berapa luas dan keliling lingkaran tersebut?
Jawab: ..........................................

Demikian pengetahuan yang sanggup disampaikan ihwal Cara Menghitung Luas dan Keliling Lingkaran. Selamat mencar ilmu dan semoga kalian semua bisa meraih kesuksessan!

Salam,

Share-Matematika


Belajar Matematika Dasar: Pengertian Diskon/ Rabat, Bruto, Neto Dan Tara

Pengertian Diskon/ Rabat, Bruto, Neto Dan Tara: Sahabat Share Matematika yang berbahagia, kali ini Share-Matematika akan menyajikan pengetahuan berkaitan dengan diskon, bruto, neto, tara, rabat, pengertian diskon, bruto, pengertian tara, pengertian neto, pengertian rabat, pengertian diskon, rumus mencari bruto, rumus mencari neto, rumus mencari tara, dan rumus rabat.

Sahabat Share Matematika, bahwa dalam dunia perdagangan dikenal dengan berbagai istilah, menyerupai diskon (rabat), bruto, neto, dan tara. Dengan begitu, maka kami akan menyajikan bahasan berikut berkaitan dengan penjelasan mengenai istilah-istilah tersebut.

Pengertian Diskon (Rabat)
Biasanya menjelang hari raya atau hari-hari tertentu, toko-toko ataupun juga pasar modern seperti supermarket suka memberi diskon untuk menarik para pembelinya. Diskon biasa itu disebut juga sebagai korting ataupun potongan harga. Pada umumnya pemberian diskon itu dinyatakan dalam bentuk persen.

Diskon (rabat) merupakan cuilan harga. Harga sebelum dipotong diskon disebut harga kotor. Harga sesudah dipotong diskon disebut harga bersih. Harga higienis = harga kotor – diskon.

Contoh Soal
Pada awal tahun aliran Ahmad membeli sepasang sepatu dengan harga Rp. 135.000,00. Jika penjual memberi diskon 25%, berapa rupiah Andi harus membayar sepatu itu sesudah dipotong diskon? (Petunjuk: diskon (rabat) sebesar 25% berarti 25% dari harga pembeliannya).

Penyelesaian:
Harga jual     =  Rp. 135.000,00
Diskon 25%  =  25/100 x Rp. 135.000,00
                      =  Rp. 33.750,00

Jadi, Ahmad harus membayar Rp. 135.000,00 – Rp. 33.750,00 = Rp. 101.250,00.

Pengertian Bruto, Netto, dan Tara
Seorang pedagang beras mendapatkan kiriman dari pasar induk Cipinang sebanyak 30 karung. Pada tiap karung tertera goresan pena neto 100 kg. Setelah dilakukan penimbangan ternyata berat beras beserta karungnya 102 kg.

Berat beras beserta karungnya merupakan berat kotor bruto atau berat beras tanpa karungnya merupakan berat higienis atau neto, dan berat karung itu sendiri merupakan tara.
  • Bruto (berat kotor) yaitu berat karung beserta kemasan atau bungkusnya.
  • Neto (berat bersih) yaitu berat barang tanpa kemasan atau bungkusnya.
  • Tara adalah selisih antara bruto dan neto (berat kemasan atau bungkus suatu barang).
Pengertian Bruto, Netto, dan Tara Seorang pedagang beras mendapatkan kiriman dari pasar induk Cipinang sebanyak 30 karung. Pada tiap karung tertera goresan pena neto 100 kg. Setelah dilakukan penimbangan ternyata berat beras beserta karungnya 102 kg.  Berat beras beserta karungnya merupakan berat kotor bruto atau berat beras tanpa karungnya merupakan berat higienis atau neto, dan berat karung itu sendiri merupakan tara. Bruto (berat kotor) yaitu berat karung beserta kemasan atau bungkusnya. Neto (berat bersih) yaitu berat barang tanpa kemasan atau bungkusnya. Tara adalah selisih antara bruto dan neto (berat kemasan atau bungkus suatu barang).

Contoh Soal

Sekarang gula pasir yang beratnya 100 kg dan persentase basanya sebesar 2% dibeli dengan harga Rp 600.000,00. Jika gula tersebut dijual kembali dengan harga Rp. 7.000,00 per kg, tentukanlah:
a. harga beli gula tiap kg,
b. besar laba seluruhnya,
c. persentase laba dari harga beli seluruhnya.

Penyelesaian:

Demikian yang bisa Share Matematika sajikan berkaitan dengan diskon, bruto, neto, tara, rabat, pengertian bruto, pengertian tara, pengertian neto, pengertian rabat, pengertian diskon, rumus bruto, rumus neto, rumus tara, rumus rabat, yang bersumber dari laman Berpendidikan. Selamat belajar dan semoga sukses!

Salam,

Share-Matematika